Rabu, 27 Februari 2013

PERAN KAMPUS MEMBERANTAS KORUPSI


Perguruan tinggi sebagai media pencetak kaum intelektual tidak luput dari praktik korupsi yang kian merajalela. Seperti pengadaan barang, pemalsuan dokumen  dan pemalsuan tanda tangan untuk mencairkan sejumlah uang.
Dalam diri mahasiswa juga tidak lepas dari kasus tersebut. Seperti mengembungkan biaya pendidikan yang kemudian dibebankan kepada orang tua mahasiswa yang jumlahnya lebih banyak dari sebenarnya. hal seperti itulah yang menjadi awal terjadinya tindak korupsi. Jika dari diri sendiri tidak ada sikap kejujuran bagaimana jika diberikan tanggung jawab dari luar diri sendiri.
Memang sangat menyedihkan ketika korupsi sudah merasuk ke dalam tubuh kampus. Di lingkungan kampus terdapat banyak  kalangan akademik dan terdidik, yang seharusnya menciptakan mahasiswa yang mandiri, jujur, kuat, dan siap menghadapi tantangan global. Perlawanan korupsi akan dilakukan secara bertahap dengan  gerakan mulai dari langkah kecil. Maka perlu diterapkan hal berikut :
Pertama, pembangunan komitmen untuk mewujudkan kampus bersih dengan bersikap dan berperilaku jujur, benar, dan adil. Kemudian mensosialisasikan implementasi dan perilaku utama kampus bersih dari tindak korupsi.
Kedua, evaluasi dan pengembangan berkesinambungan terhadap penerapan nilai dan perilaku utama kampus bersih.
Ketiga, mengadakan berbagai pelatihan audit untuk para staf kampus dan mengajarkan kepada civitas akademik di mengenai peraturan audit. Guna membentuk kampus yang bersih dan jujur. Melalui cara ini, para mahasiswa akan memiliki disiplin diri.
Bagaimanapun, kampus harus menjadi sebuah institusi pendidikan yang menjaga tata nilai, sebagai agen perubahan dan rumah pembelajaran bagi para mahasiswa. Bukan malah sebaliknya, menjadi lahan para koruptor untuk  melakukan praktik korupsi. Bagaimana menurut Anda ???

Minggu, 24 Februari 2013

EKSISTENSI PUSTAKAWAN

Masih banyak masyarakat Indonesia saat ini yang masih belum tahu dan menyadari dengan benar apa itu pustakawan. Pustakawan bukanlah sekedar pekerjaan, tapi pustakawan adalah sebuah profesi karena membutuhkan pendidikan dan pelatihan khusus. 
Menurut Purwono. SIP seorang pustakawan UGM dan juga dosen UIN Sunan Kalijaga profesionalisme pustakawan harus terus ditingkatkan karena merupakan suatu hal yang amat penting dan harus dimiliki oleh para pustakawan jika perpustakaan ingin terus tumbuh dan berkembang dalam lingkungannya yang terus berubah. Dan ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh para pustakawan dalam menjalankan tugas yang mereka emban.
Untuk dapat melihat profesionalisme seorang pustakawan kita dapat melihatnya melalui pelaksanaan kegiatan perpustakaan yang dilakukan oleh seorang pustakawan tersebut. Yang mana pelaksanaan kegiatan harus didasari pada keahlian, rasa tanggung jawab dan pengabdian. Tidak hanya itu, kita juga harus melihat mutu dan hasil kerja pustakawan, adapun kegiatan kerja yang dilakukan oleh pustakawan profesional meliputi: