Sabtu, 19 Juli 2014

KAMABA Yogyakarta Gelar Buka Bersama


Setelah menggelar acara “Buka Puasa Bersama” Rabu 16 Juli 2014 kemarin di Yogyakarta, Keluarga Mahasiswa Blora (KAMABA) Yogyakarta kembali melakukan kegiatan sosial. Kali ini Pengurus beserta alumni Buka Puasa Bersama dan Santunan dengan anak-anak di Panti Asuhan Darul Hadlonah pada Sabtu (19/7/2014).

Minggu, 18 Mei 2014

Hari Jadi KAMABA Yogyakarta & Bedah Pemikiran Pram



Jogja – Dalam peringatan harlah yang ke-16 tahun ini, Kamaba (Keluarga Mahasiswa Blora) Yogyakarta menggelar serangkaian acara yang diawali dengan sarasehan pada hari sabtu (17/5). Acara yang bertajuk mengenang 8 Tahun kepergian sastrawan besar Pramoedya Ananta Toer  dengan tema “ Relevansi Pemikiran Pram terhadap kondisi sosial politik saat ini” diikuti oleh ratusan perserta dari berbagai kalangan meliputi mahasiswa, masyarakat, dan pramis (pengagum Pram) dari berbagai kota seperti Yogyakarta, solo, semarang dan purwokerto.
Bertempat di gedung teatrikal perpustakaan pusat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Bahtiar Rizal selaku ketua umum Kamaba dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk menggali pemikiran dan keteladanan dari tokoh-tokoh Blora khususnya Pram dalam upaya meningkatkan nasionalisme sebagai refleksi hari kebangkitan nasional dalam waktu dekat ini.
Berkesempatan menjadi narasumber adalah Agus Hernawan MA sebagai author dan sekaligus pramis mengatakan “ Tulisan-tulisan Pram sangat inspiratif tentang nasionalisme sehingga digunakan sebagai bacaan wajib di sekolah-sekolah luar negeri namun malah kurang diapresiasi di Indonesia. Pria Lulusan Amerika itu menambahkan, Pram dalam karyanya mengajak berfikir untuk bagaimana kita membaca sejarah bangsa ini.
Hairus Salim direktur L-Kis sebagai narasumber kedua membedah pemikiran Pram dalam novel arus balik tentang konsep kelautan, bagaimana peran laut dalam kejayaan nusantara. Pram dalam karyanya membangkitkan kembali semangat yang hilang dari bangsa ini.
Sebagai puncak acara harlah kamaba dan peringatan 8 tahun kepergian Pram adalah malam  pentas seni budaya pada hari yang sama bertempat di panggung demokrasi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dengan pengisi acara adalah kelompok-kelompok seni budaya organisasi mahasiswa daerah nusantara.

Divisi Komunikasi dan Informasi
Keluarga Mahasiswa Blora Yogyakarta

Kamis, 30 Mei 2013

Menyikapi Polemik Copyright & Open Access




Sebuah perkembangan selalu disertai dua kubu (Dampak Positif dan Dampak Negatif) yang  seakan tidak dapat dipisahkan. Jika tidak disikapi dengan baik serta pemanfaatannya tidak tepat tentu cenderung menimbulkan banyak dampak negatif. Teknologi informasi terdapat ikatan erat dengan dunia perpustakaan karena semakin memudahkan pemustaka mengakses berbagai informasi, seolah tak ada  lagi batasan ruang dan waktu dalam berkomunikasi, mencari, dan bertukar informasi karena kita dapat mengakses informasi dengan cepat dan mudah kapanpun dan di manapun. Hal tersebut tentunya bertentangan dengan setiap karya yang memiliki penciptanya yang harus dilindungi dan dihargai karyanya, agar tidak dipergunakan untuk kepentingan komersial dan kepentingan yang bersifat pribadi yang dapat menguntungkan pihak pribadi dan merugikan penciptanya sehingga muncullah undang-undang tentang hak cipta dan aturan-aturan hak mengutip. Copyright dan open access memang menjadi sebuah polemik dalam suatu karya, khususnya perpustakaan. Sehingga muncul pertanyaan apakah bisa keduanya sejajar ?
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2002 tentang hak cipta. Copyright adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak karyanya atau memberikan izin dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan Open Acces dapat dipahami sebagai sebuah kebebasan seseorang secara leluasa untuk mendapatkan informasi tanpa ada yang membatasi.